Roti Gandum Salju dengan Kayu Manis dan Gula Aren (Populer saat Natal, Fermentasi 1 Kali) B83
Musim Natal lainnya telah berlalu. Waktu terasa berlalu begitu cepat. Tahun ini kami mendekorasi pohon Natal sedikit lebih awal, di akhir November. Tahun ini, ayah dan putra kami (pangeran kecil) ikut membantu menghias pohon. Anak kami dengan antusias menggantung hiasan, sementara ayahnya mengangkatnya agar mencapai tempat yang lebih tinggi. Akhirnya, ayah berkata, 'Sekarang kita tidak perlu melakukan apa pun lagi,' dengan tampang puas. Kemudian anak kami melihat bola besar dan bertanya, 'Mengapa bolanya begitu besar?' Ayah menjawab, 'Karena itu membuatmu besar saat kamu memakannya.' Kami sering mengatakan kepada anak kami untuk makan banyak agar tumbuh besar, sehingga dia mengulang-ulang pernyataan itu. Kata-katanya yang polos sangat menawan. 'Saat ini tahun depan, adiknya mungkin bisa membantu juga. Dia pasti akan mengikuti kakaknya dengan senang hati,' kata ayah, membayangkan dua anak kami melompat-lompat di rumah, yang membawa kebahagiaan dalam hatinya. Ayah berkata, 'Kemarin saya lelah menghias pohon Natal terbesar di kantor. Beberapa dekorasi rusak dan belum semuanya selesai digantung.' Dekorasi pohon Natal kami selalu penuh warna setiap tahunnya. Tetapi setiap tahun, beberapa hiasan rusak dan harus dibuang. Tahun ini, pangeran kecil kami menjatuhkan satu kantong dekorasi. Dengan berkurangnya dekorasi setiap tahun, kami mulai merasa sedikit bosan. Mungkin tahun depan, kami akhirnya bisa mencoba tema emas yang selalu kami impikan. Kali ini, sebagai perayaan, kami membuat roti salju bertema emas. Desain ini telah lama ingin dibuat, tetapi rasanya benda yang indah harus dipadukan dengan momen-momen yang khusus. Dan desain salju ini sangat cocok untuk Natal. Awalnya, kami berencana mengisi roti ini dengan pasta kacang merah, tetapi akhirnya menggunakan gula aren dan kayu manis karena terasa lebih istimewa. Selain itu, ini adalah kali pertama kami menggunakan kayu manis dalam jumlah sebanyak ini. Aromanya mengisi seluruh rumah saat roti dipanggang. Roti yang baru dipanggang, dalam keadaan hangat, sangat menggoda. Saat mencicipi roti ini, kami merasa seolah berada di negeri musim dingin yang spektakuler. Membayangkan perapian yang nyaman, meja yang dipenuhi kalkun, ham asap, puding, pai, dan roti kayu manis. Sementara itu, Santa sudah memulai perjalanannya.
Bahan-bahan
Langkah-langkah
Siapkan semua bahan dan campur bahan isian untuk membuat adonan.
Campurkan semua bahan kecuali mentega untuk membuat adonan halus dan licin.
Tambahkan mentega suhu ruangan, lalu uleni hingga mencapai tahap 'windowpane test'. Bagi adonan menjadi 4 bagian, bulatkan, bungkus dengan plastik, dan diamkan selama 15 menit.
Gilas setiap bagian menjadi lingkaran dengan diameter sekitar 20cm.
Oleskan pasta gula aren dan kayu manis secara merata di salah satu sisi tiga lembar adonan.
Tumpuk lapisan adonan dengan pasta, lalu tempatkan adonan tanpa pasta di paling atas.
Gunakan pisau tajam untuk memotong adonan mulai dari pusat, sisakan 5cm. Buat potongan silang, lalu bagi menjadi segmen hingga membentuk bintang.
Pisahkan masing-masing bagian untuk membentuk total 16 segmen.
Putar masing-masing segmen dua kali ke arah luar, lalu tekan ujungnya dan lipat ke bawah.
Letakkan roti berbentuk salju yang telah terbentuk pada loyang dengan kertas roti.
Tempatkan loyang berisi air hangat di bawah loyang adonan untuk fermentasi hingga mengembang 1,5 kali lipat. Panggang di oven yang dipanaskan pada suhu 160°C selama 16 menit. Sebelum dipanggang, olesi kuning telur di atasnya dan taburi tepung. Setelah dingin, simpan dalam wadah kedap udara.
Produk jadi 1
Produk jadi 2
Produk jadi 3
Produk jadi 4
Produk jadi 5
Produk jadi 6
Produk jadi 7
Produk jadi 8
Produk jadi 9
Produk jadi 10
Produk jadi 11